Minggu, 14 Mei 2017

Perluas jaringan bisnis, paytren luncurkan produk anyar

Perluas jaringan bisnis, PayTren luncurkan produk anyar

"Sifat bisnis itu kalau mau besar ya harus kerja sama. Ya itu yang kami lakukan sekarang," ujar Yusuf Mansyur.
PayTren. ©2016 Merdeka.comReporter : Astri Agustina |
Merdeka.com, Bandung - Perluas jaringan bisnis, PayTren meluncurkan beberapa produk anyar. Peluncurkan produk-produk tersebut dilangsungkan bersamaan dengan acara PayTren Vaganza di Trans Studio Bandung, Sabtu (7/5).
PayTren merupakan produk (Brand) dari PT. Veritra Sentosa Internasional (TRENI) yang berupa sistem aplikasi pembayaran untuk bayar-bayar dan beli-beli praktis menggunakan handphone/smarthpone Anda yang terpasang sistem PayTren dimana di setiap transaksinya selalu dapat cashback.
"Sifat bisnis itu kalau mau besar ya harus kerja sama. Ya itu yang kami lakukan sekarang," ujar Dirut PT Veritra Sentosa Internasional Yusuf Mansur, saat jumpa wartawan PayTren Vaganza di Trans Studio Bandung, Jalan Gatot Subroto, Sabtu (7/5).
Produk yang diluncurkan PayTren adalah PayTren Android 3.0. Perkembangan terbaru dari apps PayTren yang selama ini sudah dikenal, dengan tampilan uang sama sekali baru dan sangat mudah dipergunakan.
PayTren IOS melengkapi aksesibilitas dari PayTren dengan meluncurkan versi IOS artinya makin luas pasar yang bisa digarap oleh PayTren, tidak terbatas hanya pada gadget android.
Market Place Belanjaqu.co.id adalah suatu market place yang sangat berbeda dengan yang lain, dimana mitra PayTren akan secara otomatis menjadi member dari belanjaqu.co.id dan dapat melakukan transaksi pembelian maupun menjual produk atau jasa pribadi milik mitra.
Loket PayTren untuk mitra-mitra yang ingin lebih mengkhususkan diri dalam layanan jasa transaksi menggunakan PayTren, disediakan fasilitas khusus dengan fee dan komisi yang lebih menarik.
WebPromosi (WebPro) yakni suatu web replika yang akan sangat membantu mitra untuk mempromosikan jaringannya kepada calon mitra berisikan berita-berita terbaru tentang PayTren dan TRENI.
"Kami juga menjalin kerja sama dengan DOKu dimana dengan adanya kerja sama ini pengguna apps PayTren dapat melakukan transaksi di seluruh merchant yang bekerja sama dengan DOKU," kata Direktur Operasional PT Veritra Sentosa Internasional Hari Prabowo. 

Ustad Yusuf Mansur Ajak Putri Tersayang Untuk Kembangkan Bisnis

Mempelajari, membangun, serta mengembangkan bisnis tentu akan lebih baik dijalankan sejak usia muda. Ini pula yang coba dilakukan Ustad Yusuf Mansur bersama anaknya, Wirda Mansur. Kini ia pun siap mengembangkan bisnisnya dengan scope yang lebih luas bersama sang anak.
"Alhamdulillah mengajak putri tersayang, untuk ikut merasakan pahit - getirnya Papanya bisnis ini. Memperjuangkan PayTren, hari ini preskon untuk PayTren Vaganza. Memberikan reward untuk orang yang berpatisipasi," ujar Ustad Yusuf Mansur saat ditemui di acara press conference PayTren, baru-baru ini.
Ustad Yusuf Mansur sendiri menjelaskan kalau usahanya ini sudah ia mulai sejak tahun 2013 silam. Terus berkembang dan mendapat respon baik, kini ia mulai memasang target besar sekaligus mengenalkan dunia bisnis pada putri kecilnya.
Ustad Yusuf Mansur ajak putrinya untuk mengembangkan bisnis PayTren © KapanLagi.com/Budy Santoso
Ustad Yusuf Mansur ajak putrinya untuk mengembangkan bisnis PayTren © KapanLagi.com/Budy Santoso
"Bisnis mulai 2013, pencapaiannya luar biasa patut disyukuri. Target 100 juta subscribe. Sudah go international, idenya dateng dari Allah, saya kampanye ini tanpa malu-malu. saya dapet ide dari menghafal quran ketika melihat transaksi bank. Nama PayTren dari pak Hari Prabowo (managing Director), idenya dari PayPal kan internasional. Nah kita PayTren. Saya sama Wirda juga pernah ke Pasadena lihat kantor PayPal," lanjutnya.
Sedangkan bagi Wirda sendiri, kesempatan ini dijadikannya sebagai momen untuk mengenal dunia bisnis sekaligus mulai membangun jalan menuju impiannya. Mengingat dirinya sudah sering melihat pekerjaan sang Ayah sejak umur 8 tahun, Wirda berharap ilmu yang didapat dari bisnis PayTren ini bisa ia gunakan untuk membuat perusahaannya sendiri.
"Belajar dari Papa, cita-cita ingin punya perusahaan sendiri, nah harus belajar dari Papa. Dari umur 8 tahun ikut kerjaan Papa, ceramah ke sana ke mari, nyuruh naik ke panggung, ngeliat Papa di panggung, jadi belajar. Kata Papa tanggal 11 ikut ke kantor PayTren, ternyata ada acara ini, ya udah (sekalian) belajar," aku Wirda.
Wirda Mansur berharap ilmu yang ia pelajari bersama sang Ayah bisa dijadikan modal untuk membangun perusahaannya sendiri © KapanLagi.com/Budy Santoso
Wirda Mansur berharap ilmu yang ia pelajari bersama sang Ayah bisa dijadikan modal untuk membangun perusahaannya sendiri © KapanLagi.com/Budy Santoso
Wirda mengakui kalau terkenal memang menjadi keuntungan untuk bisa memberikan masukan dan mengajarkan berbagai hal pada banyak orang. Namun Wirda sendiri berharap tak memiliki popularitas tinggi seperti Ayahnya dengan alasan ini.
"Kalo bisa milih, gak mau terkenal, karena lihat Papa capek. Nah Papa pernah bilang gak semua orang denger omongan kita. Nah, karena itu jadi opportunity untuk terkenal dan mengajak orang, memberikan masukan. Kayak memberikan masukan ke followers di Instagram," sambung Wirda.
"Sakit sudah sembuh, ya kita memang harus rajin olahraga, banyak minum air putih, kurangin teh, kurangin kopi," sahut Ustad Yusuf Mansur seraya mengakhiri.



https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ustad-yusuf-mansur-ajak-putri-tersayang-untuk-kembangkan-bisnis-afe83f.html

Sponsor Anda
Fadli Chaeroni
Whatsapp +62812 1019 6234









Tips Menjalankan Bisnis PayTren

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh Kali ini Insya Allah saya akan share beberapa Tips untuk prospekan. Mungkin buat ...